Maleficent mistress of evil : Antara benci, cinta dan kasih sayang

“Yess…, jawaban dari Putri Aurora.” Ia menyetujui ajakan untuk menikah dengan Pangeran Phillip.

Mendengar itu, Maleficent sedikit murka terhadap Anak angkatnya, melalui penjelasan Diaval. Karena Maleficent sangat menyayangi Aurora. Lima tahun menjadi putri tidur akibat insiden tertusuk jarum dan kutukan tidur panjang terpatahkan, akhirnya Aurora menjadi Queen of Moor. Hubungan mereka lahir dari patah hati, balas dendam dan akhirnya cinta kasih sayang yang telah berkembang. Pernikahan antara Peri dan Manusia, yang sangat tidak mungkin terjadi. Maleficent hanya ingin Aurora dan kerajaan Moor jauh dari ancaman manusia. Ia tahu betul maksud dan tujuan dari manusia, tak lain dan tak bukan hanya ingin menguasai serta menghancurkan Moor.

Setelah bujuk rayu dari Aurora , akhirnya pertemuan antara orang tua pun di penuhi oleh Maleficent demi putri baptisnya tersebut. Sebelum menghadiri pertemuan makan malam antara kerajaan Ulstead dan bangsa Moor, banyak sekali Maleficent belajar dari Diaval. Yaa…, agak sedikit kaku bagi si Jolie ( Maleficent ) saat di minta untuk senyum tanpa melihatkan gigi taringnya yang membuat orang-orang ketakutan nantinya. Ia mengikuti semua perintah dari Diaval bagaimana cara bersikap, saat acara tersebut berlangsung. Dan juga permintaan Aurora, agar Ibunya tersebut bisa bersikap lebih tenang dan tidak emosi.

Namun kebencian antara manusia dan peri tetap tak bisa di pungkiri. Pernikahan antara Aurora dan Pangeran Phillip adalah alasan untuk perayaan di kerajaan Ulstead dan bangsa Moor. Karena pernikahan itu berfungsi untuk menyatukan dua Dunia, itu harapan terbesar dari Ayah Phillip yaitu King John (Robert Lindsay). Pertemuan yang sudah di rencanakan jauh hari itu pun berakhir ricuh oleh omongan ketus dari Queen Ingrith, yang mengingatkan kembali tentang kisah putri tidur. Tentu saja, hal tersebut membuat Maleficent emosi dan meninggalkan Istana secara tiba-tiba, setelah larangan dari Aurora, agar tidak menyerang keluarga Ulstead.

Di sinilah, Maleficent dan Aurora di uji kesetiaannya, yang di pecah belahkan kepercayaannya oleh Ratu Ingrith. Aurora yang polos pun, begitu saja mengikuti perkataan dari sang Ratu Ingrith. Tanpa berfikir panjang tentang keadaan Ibu angkatnya. Maleficent yang di tengah perjalanan mengalami accident, akhirnya tenggelam ke laut. Namun, tentunya ia tidak lantas mati begitu saja. Di sini, Ratu Ingrith yang baik dan lembut dihadapan Phillip dan Suaminya, ternyata, Ia mempunyai rencana lain tanpa sepengetahuan mereka. Mistress of Evil menggunakan Ingrith untuk mengeksplorasi bentuk manipulasi yang lebih halus, nyaris tak terlihat oleh siapa pun. Ia begitu pintar mengendalikan Kerajaan Ulstead. Ratu Ingrith menyalurkan energi sebagai orang jahat yang glamor dan mengingatkan sejumlah paralel dunia nyata.

Kegundahan hati Aurora mulai terlihat saat hari pernikahannya dengan Phillip semakin dekat. Keganjilan-keganjilan mulai di rasakannya. Tentu saja pernikahan ini tidak berpengaruh pada penduduk Moor. Semua sangat antusias dan tidak sabar dengan hari pernikahan tersebut. Di mana mereka semua di undang untuk hadir saat pernikahan sang Queen of Moor dan Pangeran Phillip nantinya. Segala bentuk strategi mulai di rencanakan oleh Ratu Ingrith, dalam menyiapkan segala pernikahan anaknya. Dari mulai kostum Aurora yang sudah di buat oleh Bibi-Bibinya (peri) langsung di ubah oleh Ingrith. Aurora hanya boleh mengenakan kostum yang telah di rancangn olehnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *