Memiliki ending apik, ngena banget. Bahkan kata-kata yang terangkai memiliki makna sangat mendalam. Lagi-lagi Marvel tidak pernah gagal dengan karya-karyanya. Black Phanter : Wakanda Forever kali ini mempunyai skrip yang benar-benar rapi.

Spoiler sedikit dari fames.id. Film dimulai dengan kehadiran peti jenazah. Wakanda sedang berkabung, setelah kematian Raja T’challa. Ratu Ramonda, Shuri, M’baku, Okoye dan Dora Milaje berjuang untuk melindungi bangsa mereka dari campur tangan kekuatan dunia.

Shuri berharap penuh kalau kakaknya bisa sembuh kembali dengan ramuan yang berbentuk hati. Shuri pun telah mencoba untuk membuat ulang ramuan tersebut secara sintetis setelah dihancurkan oleh Killmonger. Namun semua sia-sia. Setelah kematian Raja, setahun kemudian Wakanda mendapatkan serangan dari negara lain untuk merebut vibranium milik mereka.

Di tengah kebingungan, Ramonda berharap agar Shuri mau membuat penelitian kembali dengan ramuan yang berbentuk hati miliknya. Semua ini dilakukan agar bisa menghadirkan Black Phanter terbaru untuk bisa melindungi Wakanda. Namun Shuri menolak melakukan penilitian tersebut.

Di tengah Wakanda yang sedang dilema, agen CIA malah menggunakan mesin pendeteksi vibranium baru dalam ekspedisi ke potensi deposit vibranium di bawah air. Hal itu rupanya malah membuat pasukan dari agen tersebut celaka. Seluruh pasukan mati karena diserang oleh Namor dan orang-orang berkulit biru yang bisa bernafas dalam air.

Agen CIA menganggap kalau yang melakukan hal tersebut adalah orang-orang dari Wakanda. Mereka minta Wakanda untuk bertanggung jawab terhadap perkara tersebut. Begitu pun Namor. Menganggap kalau orang Wakanda yang memberikan radar vibranium. Bahkan mengancam Wakanda. Jika mereka tidak menemukan mesin pendeteksi vibranium dan ilmuwannya. Maka, Namor akan menyerang Wakanda.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published.